6 Tips Manajemen Data pada Windows 7

6 Tips Manajemen Data pada Windows 7

Data merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dengan komputer. Data tersebut kita gunakan dalam beraktivitas sehari-hari menggunakan komputer. Bisa berupa data musik, gambar, video,…

Data merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dengan komputer. Data tersebut kita gunakan dalam beraktivitas sehari-hari menggunakan komputer. Bisa berupa data musik, gambar, video, ebook, dokumen kantor, dan sebagainya. Begitu banyak data yang tersebar pada harddisk komputer jika tidak menajemen dengan baik akan menyulitkan pengguna dalam mencarinya. Bayangkan jika Anda meletakkan sebuah benda ke dalam kamar yang berantakan, lalu jika suatu saat Anda ingin mengambil benda tersebut tentu akan memakan waktu untuk mencarinya diantara benda-benda lain yang tidak tertata dengan rapi. Kasus tersebut juga bisa terjadi pada data yang ada pada komputer Anda. Untuk itu Anda perlu melakukan manajemen data khususnya pada pengguna Windows.

Bagi Partisi Sesuai Kebutuhan

Partisi harddisk bisa diibaratkan dengan ruangan atau kamar untuk menampung data. Windows itu setidaknya minimal memiliki 1 partisi yaitu partisi C sebagai data sistem Windows itu sendiri. Pesan saya jangan meletakkan data Anda pada partisi tersebut karena dikhawatirkan jika sistem mengalami kerusakan, maka dapat mempengaruhi data Anda.

Melakukan Partisi Harddisk

Bagi partisi menjadi beberapa bagian. Bisa dua atau tiga partisi sesuai dengan kebutuhan, tapi terlalu banyak juga kurang baik. Mudahnya pengaturan partisi dilakukan pada saat instalasi, atau bisa juga menggunakan software partisi lainnya. Kebiasaan Penulis adalah membagi menjadi 3 partisi, yaitu selain partisi C untuk sistem, satu partisi yang biasa digunakan untuk data umum seperti musik, gambar, master software, dan lainnya. Dan partisi terakhir untuk dokumen-dokumen pribadi.

Membagi Folder sesuai Kategori

Membagi partisi juga tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pembagian folder sesuai dengan kategorinya. Misalkan folder musik untuk menampung semua data musik, atau folder foto untuk menampung foto-foto yang Anda simpan. Dengan membagi folder, Anda bisa merapikan data sehingga memudahkan untuk navigasi ke data yang Anda inginkan.

Sesuaikan Folder dengan Kebutuhan

Selain itu pengguna lain yang menggunakan komputer Anda juga dapat dengan mudah mencari data apa yang diinginkan karena kategori folder sudah tertata dan rapi. Untuk itu pembagian dilakukan seefektif mungkin pada seluruh partisi yang ada.

Gunakan Libraries pada Windows Explorer

Setelah membagi folder menjadi kategori-kategori yang kita inginkan, selanjutnya adalah memanfaatkan fitur Libraries yang ada pada Windows Explorer.

Libraries ini dapat digunakan untuk mempermudah akses kepada suatu folder sehingga sangat berguna untuk menghemat waktu pencarian khususnya pada folder-folder yang sering kita akses. Secara default Libraries tersebut tidak mengarahkan kita pada folder yang kita inginkan, namun Anda bisa melakukan pengaturan untuk itu. Klik kanan pada salah satu Library > Properties > Include a folder.

Melakukan Include a Folder

Masukkan folder yang diinginkan sesuai dengan kategori library yang Anda pilih tadi. Dengan begitu Anda bisa mengakses folder melalui fitur Libraries tadi. Anda juga bisa menambahkan library baru dengan cara klik kanan Libraries > New > beri Nama Library sesuai keinginan.

Manfaatkan Preview Pane

Dalam Windows Explorer, terdapat fitur Preview Pane yang berfungsi untuk menampilkan preview dari file yang kita pilih pada panel yang sudah tersedia. Untuk mengaktifkannya pilih Menu Organize pada Windows Explorer > Layout > Preview Pane.

Tampilan Preview Pane

Dengan memanfaatkan Preview Pane, akses file bisa lebih mudah karena Anda tidak perlu membuka satu per satu file hanya untuk mengetahui apa isi dari file tersebut. Fitur ini kompatibel dengan banyak tipe file dari gambar, musik, office, teks, dan video.

Berbagi Folder dalam Jaringan

Berbagi data dalam jaringan adalah suatu hal yang lumrah karena lebih mudah dilakukan daripada harus menggunakan media lain seperti flasdisk yang memiliki ukuran terbatas. Jika Anda terhubung pada suatu jaringan internal, Anda dapat membagi folder agar seluruh pengguna jaringan bisa mengakses folder yang Anda bagi. Caranya adalah klik kanan pada Folder > Properties > buka tab Sharing.

Berbagi Folder dengan Pengguna Lain

Klik tombol Share lalu tentukan pengguna yang bisa mengakses folder Anda dan tentukan Permission Level-nya. Beri akses Read saja agar pengguna lain tidak bisa melakukan perubahan terhadap isi folder yang sudah Anda bagi. Untuk menonaktifkan folder sharing, pilih Advanced Sharing pada tab Sharing, lalu hilangkan tanda centang pada bagian Share this folder.

Menonaktifkan Share Folder

Backup Data

Begitu pentingnya data yang Anda miliki sehingga nilainya bisa jadi lebih besar daripada nilai komputer itu sendiri. Lakukan backup secara berkala agar data penting Anda selalu aman. Backup bisa memanfaatkan media penyimpanan eksternal seperti harddisk portable atau bahkan menitipkan data ke komputer teman Anda. Selain itu bisa juga memanfaatkan storage online seperti Dropbox, Google Drive, dan media cloud lainnya. Dengan memanfaatkan internet, data Anda lebih aman dan meminimalisasi resiko kehilangan data.

Tag: , , , ,

5 Comments

Leave Comment
  1. eps says:

    kalo jumlah turunan folder dalam folder baiknya sampai berapa ya?

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.