7 Tips Belajar Menggunakan Distro Linux untuk Pemula

7 Tips Belajar Menggunakan Distro Linux untuk Pemula

Untuk saat ini sistem operasi berbasis Linux mungkin bukanlah hal yang asing lagi bagi pengguna komputer. Tak hanya dianggap sebagai sistem operasi alternatif, Linux…

Untuk saat ini sistem operasi berbasis Linux mungkin bukanlah hal yang asing lagi bagi pengguna komputer. Tak hanya dianggap sebagai sistem operasi alternatif, Linux kini mampu menunjukkan bahwa platform ini bisa menjadi pilihan utama bagi penggunanya. Tapi masih ada orang-orang yang menganggap bahwa sistem operasi berbasis Linux itu terlalu sulit untuk digunakan. Jadi di edisi ini kita akan berbagi beberapa tips belajar menggunakan distro Linux untuk pemula.

Pilih Distro yang Sesuai

Ada puluhan bahkan ratusan distro Linux yang tersedia dan bisa memberikan banyak pilihan untuk kita gunakan. Sebagai referensi, Anda bisa mengunjungi situs Distrowatch untuk melihat kumpulan distro dan rating masing-masing distro. Distro seperti Ubuntu, Linux Mint, Fedora, atau Open Suse merupakan distro Linux Desktop yang user friendly dan mudah digunakan.

Mint Desktop

Anda dapat menggunakan salah satu dari distro tersebut atau jika Anda tidak yakin sebelum melakukan instalasi, manfaatkan fitur live session untuk mengetahui sejauh mana Anda tertarik dengan distro tersebut.

Gunakan Dual Boot

Distro Linux memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk melakukan instalasi tanpa menghilangkan sistem operasi yang telah terpasang sebelumnya. Cukup sediakan 8-10 GB ruang harddisk kosong untuk memasang distro Linux yang Anda inginkan. Biasanya distro Linux akan mendeteksi keberadaan sistem operasi lain pada harddisk dan selanjutnya akan dijadikan opsi pada saat komputer melakukan booting. Grub Boot Loader merupakan aplikasi yang banyak digunakan distro Linux untuk menampilkan pilihan sistem operasi yang digunakan dalam satu komputer.

Grub Boot Loader

Sediakan Koneksi Internet

Bukan berarti tanpa koneksi internet Anda tidak bisa menggunakan sistem operasi Linux. Koneksi internet mempermudah Anda dalam melakukan instalasi aplikasi dan update sistem karena aplikasi Linux terkumpul dalam suatu repository sehingga dapat membantu pengelolaan aplikasi pada distro yang Anda gunakan. Distro Ubuntu memiliki fasilitas Ubuntu Software Center atau Synaptic Package Manager yang bisa digunakan untuk melakukan instalasi aplikasi dari repository.

Ubuntu Software Center

Ubuntu Software Center

Fedora 17 juga memiliki fasilitas Software Update yang dapat melakukan update sistem dengan sumber repository.

Software Update Fedora

Software Update Fedora

Semakin bagus koneksi internet yang disediakan, semakin mudah pula dalam melakukan instalasi atau update sistem.

Membiasakan Diri

Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan itu juga berlaku pada saat Anda menggunakan distro Linux. Biasakan diri Anda untuk menggunakannya dengan mengenali komponen-komponen, aplikasi, fitur, dan sebagainya. Dengan beragamnya desktop environment yang digunakan juga, maka Anda harus bisa membiasakan diri atau beradaptasi dalam menggunakannya. Jika sudah mampu membiasakan diri, maka saat menggunakan distro Linux yang lain pun Anda tidak akan merasa kesulitan.

Gunakan Terminal

Terminal merupakan salah satu bagian yang paling penting di Linux karena Terminal mampu menjangkau keseluruhan sistem beserta manajemen prosesnya. Sekarang sudah mulai banyak aplikasi berbasis GUI yang mewakili fungsi-fungsi perintah pada terminal, hanya saja suatu saat Anda akan dituntut untuk menggunakan terminal itu.

Terminal

Mulailah menggunakan terminal seperti pada saat melakukan update sistem, manajemen aplikasi, pengelolaan data, atau tweaking sistem. Semakin sering Anda menggunakan terminal, maka Anda akan lebih banyak mengetahui penggunaan perintah-perintah yang suatu saat dapat membantu Anda untuk melakukan troubleshooting.

Bergabung dengan Komunitas

Belajar akan lebih cepat jika Anda bergabung dengan komunitas pengguna Distro Linux lainnya. Komunitas memberikan manfaat berupa pertukaran informasi yang bisa berupa informasi rilis distro terbaru, troubleshooting, tips dan trik, hingga berbagi aplikasi baru. Komunitas bisa dijumpai di daerah atau lembaga pendidikan atau jika Anda tidak menemukannya Anda dapat mencari komunitas di internet yang biasanya berupa forum atau milis.

Perkenalkan kepada Kerabat dan Teman

Setelah mengetahui bagaimana distro Linux itu, maka Anda selanjutnya dapat berbagi informasi kepada kerabat atau teman. Semakin banyak kerabat atau teman yang Anda beritahu maka kesempatan bagi mereka untuk tertarik bisa semakin besar. Manfaatnya adalah Anda mempunyai lebih banyak teman yang bisa diajak berbagi seputar distro Linux jika suatu saat Anda kesulitan untuk bisa bergabung dengan komunitas.

Tag: , , , , , , ,

7 Comments

Leave Comment
  1. Bahruladitya says:

    Makasih infonya. Jadi pengen pake linux lagi.

  2. Nugie says:

    masih kurang gan. yang paling penting tau bagaimana menginstallnya. Dengan dualboot pun jika tidak mengerti cara menginstallnya, ada kemungkinan user bisa menghapus OS yang ada di harddisknya jika tidak tahu~

  3. boleh ane re-post nggak gan,,nanti ane kasih source-nya…

  4. apocalypsix says:

    nice post gan!
    ane pake ubuntu dengan pantheon shell sebagai DE nya. jadi kayak macOS tapi versi geretongs ;D

    kapan2 mampir ke page ane gan kalo sempet, isinya tutorial linux untuk pemula, barangkali master seperti agan bersedia mengoreksi kesalalahan2 di postingan blog ane.

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.