Android: Menghubungkan Activity dengan Intent

Android: Menghubungkan Activity dengan Intent

Tutorial Information

ProgramAndroid Development Tools
Version4.0+
DifficultyPemula
Estimated Time30 Menit

Aplikasi Android biasanya tidak hanya terdiri dari satu Activity saja, mungkin saja terdiri dari dua atau beberapa Activity yang saling mendukung. Jika Anda seorang…

Aplikasi Android biasanya tidak hanya terdiri dari satu Activity saja, mungkin saja terdiri dari dua atau beberapa Activity yang saling mendukung. Jika Anda seorang pengembang aplikasi Android, tentunya perpindahan dari satu Activity ke Activity yang lain harus anda atur. Dalam aplikasi Android, perpindahan antar Activity dapat menggunakan Intent. Untuk mencoba menggunakan Intent secara dasar, Anda bisa mulai membaca tulisan kali ini.

  1. Buat sebuah project baru pada ADT. pada kali ini, penulis membuat project dengan nama Intents. Anda bisa menggunakan nama yang sama atau berbeda. Temukan file AndroidManifest.xml yang ada pada project yang telah Anda buat. lakukan pengubahan:
    <application
            android:allowBackup="true"
            android:icon="@drawable/ic_launcher"
            android:label="@string/app_name"
            android:theme="@style/AppTheme" >
            <activity
                android:name="com.project.intents.MainActivity"
                android:label="@string/app_name" >
                <intent-filter>
                    <action android:name="android.intent.action.MAIN" />
    
                    <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
                </intent-filter>
            </activity>
            <activity
                <!-- merupakan penamaan dari aktivitas anda  -->
                android:name="Activity2"
                android:label="Activity2" >
                <intent-filter>
                    <!-- nama pada bagian ini merupakan nama yang akan anda panggil pada aktivitas di java  -->
                    <action android:name="com.project.activity2" />
                    <category android:name="android.intent.category.DEFAULT" />
                </intent-filter>
            </activity>
        </application>
  2. Jika langkah pertama telah selesai, maka buatlah class baru pada project Android Anda. Untuk membuat class baru Anda bisa melakukannya dengan klik kanan pada package dan pilih new > class. Beri nama sesuai keinginan Anda, atau bisa menggunakan nama Activity2 seperti pada tutorial kali ini. Lakukan pengubahan pada class yang telah Anda buat menjadi:
    package com.project.intents;
    
    import android.app.Activity;
    import android.os.Bundle;
    
    public class Activity2 extends Activity {
    
    	@Override
    	protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
    		// TODO Auto-generated method stub
    		super.onCreate(savedInstanceState);
    		setContentView(R.layout.activity2);
    	}
    
    }
  3. Untuk mengatur layout dari Activity yang kedua, Anda harus menambahkan file .xml pada direktori /res/layout. Klik kanan pada direktori layout. Pilih new > other akan muncul window baru, pilih android > android xml Layout File. Pada penamaan file .xml harus di dahului oleh huruf kecil, misalnya activity2. Lakukan pengubahan sesuai kebutuhan Anda.
  4. Pada tutorial kali ini penulis melakukan pemanggilan Intent lewat class main_activity. Sehingga perlu ada pengubahan pada class main_activity yang telah dibuat sebelumnya.
    package com.project.intents;
    
    import android.os.Bundle;
    import android.app.Activity;
    import android.content.Intent;
    import android.view.Menu;
    import android.view.View;
    import android.widget.Button;
    
    public class MainActivity extends Activity {
    
    	@Override
    	protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
    		super.onCreate(savedInstanceState);
    		setContentView(R.layout.activity_main);
    		Button btn = (Button) findViewById(R.id.button1);
    		btn.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
    
    			@Override
    			public void onClick(View v) {
    				// TODO Auto-generated method stub
    				startActivity(new Intent("com.project.activity2"));
    
    			}
    		});
    	}
    }
  5. lakukan debug pada aplikasi yang telah anda buat pada emulator atau melalui device eksternal anda.
  6. Untitled-1

Dalam perkembangannnya, Intent juga dapat digunakan untuk menginisiasi service lain ataupun melakukan broadcast receiver pada objek. Hanya tinggal bagaimana anda mengkreasikan intent dengan logika. Selamat mencoba!

 

 

fileThe Free Dictionary: A container, such as a cabinet or folder, for keeping papers in order.

Tag: , ,

1 Comment

Leave Comment
  1. cwicaksono says:

    Udah cobain pake genymotion deh lebih ringan dari pada simulator bawaannya

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.