Efek Ketupat Menggunakan GIMP

Efek Ketupat Menggunakan GIMP

Pendahuluan Artikel sederhana ini membahas sebuah tip sederhana untuk membuat efek mirip seperti ketupat atau tikar kotak – kotak pada GIMP. Pada tulisan ini…

Pendahuluan

Artikel sederhana ini membahas sebuah tip sederhana untuk membuat efek mirip seperti ketupat atau tikar kotak – kotak pada GIMP. Pada tulisan ini digunakan GIMP di distro Linux Ubuntu 9.04. Anda bebas menggunakan distro linux lainnya atau Ubuntu versi lainnya atau juga di MS Windows. Efek yang digunakan cukup beragam, dari Lighting Effect hingga Artistic, yang semuanya itu disediakan oleh GIMP.

Efek Ketupat

  1. Pertama, siapkan gambarnya. Pada artikel ini penulis menggunakan 2 buah gambar, yaitu gambar sehelai daun muda dan gambar GNU/Linux powered.

    Gambar Daun

    Gambar Gnu Linux Powered

  2. Buka aplikasi GIMP anda. Klik File > New atau tekan Ctrl+N untuk membuat sebuah kanvas baru, kemudian tentukan ukurannya, yaitu 1440 x 900 pixels. Ini adalah ukuran standar sebuah wallpaper. Silahkan menggunakan ukuran lainnya sesuai selera Anda.
  3. Setelah selesai membuat ukuran kanvas, isikanlah warna latar. Pada contoh tutorial ini digunakan warna hitam. Dalam imajinasi penulis, perpaduan warna hijau, hitam, dan putih begitu sempurna. Lakukan dengan klik menu Rectangle yang ada di pojok kiri atas di panel tool, kemudian pilih warna hitam dan klik kanan kanvas > Edit > Fill with FG color.
  4. Kini bukalah kedua gambar bahan tadi (gambar Daun dan gambar GNU Linux powered) di GIMP melalui menu File > Open.
  5. Ubahlah ukuran kedua gambar tersebut. Pada contoh artikel ini, penulis mengecilkan kedua gambar tersebut menjadi 30% dari ukuran aslinya. Lakukan dengan cara klik menu Image > Scale Image pada gambar bersangkutan. Setelah gambar mengecil, klik kanan gambar > Edit > Copy, lalu beralih ke kanvas, berikutnya klik kanan > Edit > Paste. Aturlah posisi gambar hasil copyan tersebut sesuai selera Anda.
  6. Setelah memasukkan Copyan kedua gambar tadi ke kanvas dan mengatur posisinya sesuai selera, kini berikanlah tulisan. Pemberian tulisan Ini akan membentu layer baru di proyek GIMP Anda. Lakukan dengan cara mengklik menu tulisan lambang huruf A pada panel tool di kiri. Pilihlah font type, font size, dan font color sesuai selera Anda. Tulisan pun dapat Anda buat lebih dari satu buah, sehingga bisa terdapat lebih dari satu layer (satu tulisan setara dengan satu layer). Pada contoh ini penulis membuat 2 buah tulisan (kalimat), yaitu tulisan “Daun Muda” dan tulisan “Linux Biasawae V3.0”. Yang berarti ada 2 buah layer.
  7. Sampai di sini pekerjaan Anda sudah cukup, simpanlah dalam bentuk ekstensi .XCF, sehingga sewaktu – waktu dapat anda edit lagi di GIMP.
  8. Kini saatnya menambahkan efek yang disediakan oleh GIMP. Pertama, gunakan efek lampu melalui menu Filter > Light and Shadow > Lighting Effect. Aturlah  sesuai selera Anda mengenai lokasi cahaya, warna cahaya, dan lainnya.
  9. Kemudian tambahkan efek Waves, yang bisa diakses dari menu Filter > Artistic > Waves. Untuk nilai (parameter) script Fu berikan sesuai selera. Nilai yang anda masukkan akan memberikan hasil yang berbeda juga. Silahkan bereksperimen. Anda dapat membatalkan perubahan yang terjadi jika tidak diinginkan maupun menyimpannya jika diinginkan. Hasil sementara akan ditunjukkan oleh GIMP terhadap efek yang anda gunakan beserta pengaturan dan nilai parameter yang anda isikan. Untuk setiap proses terjadi pengolahan grafis yang dilakukan oleh GIMP. Lamanya bergantung pada spesifikasi komputer Anda, dalam hal ini VGA, memori, dan procesor, dan banyaknya efek yang digunakan. Biarkan GIMP bekerja sampai selesai.

Jika sudah selesai maka akan tampak hasil sebagai berikut :

Tampilan Hasil Akhir

Penutup

            Dunia Linux dan FOSS dengan kemerdekaan perangkat lunak di dalamnya memberikan banyak nilai positif dibandingkan sekedar gratis saja. Dengan open source, kita tidak terikat pada suatu vendor sehingga bebas menentukan pilihan, menggunakan dan memodifikasi sesuai keperluan.

            Sebagai salah satu perangkat lunak open source untuk desain grafis, GIMP (GNU Image Manipulation Program) tidak kalah dengan aplikasi serupa yang berbayar dan closed source. Yang utama adalah imajinasi dalam pengolahan grafis, yang kedua adalah sering digunakan agar terbiasa. Dan enaknya lagi, GIMP sudah ada di setiap distribusi Linux dan tersedia juga untuk platform MS Windows. Anda tidak perlu lagi menggunakan crack. Be legal. Selamat mengeksplorasi semua kelebihan yang ditawarkan oleh Linux dan FOSS.

Tag: ,

3 Comments

Leave Comment
  1. made gede says:

    salam kenal pak putu,saya senang sekali membaca artikel bapak,saya juga dalam tahap belajar menggunakan linux dan kebetulan anak saya juga kulian di stiki atas nama i putu wira nurcita ,mohon bantuan dan bingbingannya,terima kasih

  2. Putu Shinoda says:

    sama2.

    saya saat ini sedang cuti kuliah pasca sarjana di informatika itb.

    sip, semoga sukses kuliah anaknya dan tetap kenalkan linux dan foss. di kelas saya selalu mensyaratkan linux dan foss untuk pengerjaan tgs kuliah.

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.