Instalasi Plugin WordPress Via FileZilla

Instalasi Plugin WordPress Via FileZilla

Tutorial Information

ProgramWordpress
Version3.6.0.2
DifficultyPemula
Estimated Time20 Menit

Salah satu kelebihan WordPress adalah adanya plugin atau pengaya yang memberikan berbagai kemudahan dan fitur tambahan kepada pengguna. Ada ribuan plugin yang tersedia dan…

Salah satu kelebihan WordPress adalah adanya plugin atau pengaya yang memberikan berbagai kemudahan dan fitur tambahan kepada pengguna. Ada ribuan plugin yang tersedia dan dapat digunakan secara gratis, dan masing-masing plugin menawarkan fitur-fitur tambahan kepada admin blog untuk berkreasi dan berinovasi. Meng-instal plugin dapat dilakukan dengan 3 cara, pertama melalui dashboard, kedua melalui Cpanel dan yang ketiga melalui FTP dengan menggunakan aplikasi FileZilla. Saya akan memberikan panduan lengkap bagaimana cara melakukan instalasi plugin WordPress cara ketiga dengan menggunakan aplikasi FileZilla.

WordPress memberikan kemudahan yang luar biasa kepada blogger sebagai pengguna script mereka dengan menyediakan fitur khusus bernama plugin. Dengan adanya fitur plugin pengguna dapat dengan mudah menambahkan berbagai fitur baru ke dalam blog mereka dimulai dari pengaturan SEO, menambahkan gallery, menambahkan fitur kontak, peta situs hingga membuat toko online. Semua dapat dilakukan dengan adanya plugin.

Sebelum sebuah plugin dapat digunakan, plugin harus di-instal ke dalam sistem blog terlebih dahulu. Secara umum ada 3 cara yang dapat dilakukan untuk meng-instal sebuah plugin, di antaranya:

  1. Melalui Dashboard
  2. Melalui Cpanel, dan
  3. Melalui FTP

Pada kesempatan kali ini Saya akan memberikan panduan melakukan instalasi plugin WordPress dengan cara ketiga yaitu melalui FTP, dan untuk membantu proses instalasi, kita akan menggunakan aplikasi bernama FileZilla. Tetapi kemudian timbul pertanyaan, mengapa harus cara ketiga? Oke begini, dibandingkan cara pertama dan kedua, instalasi plugin melalui FTP merupakan cara yang memiliki persentase kegagalan proses upload paling rendah, jika gagal pun Anda dapat meng-upload file plugin berulangkali sampai berhasil, yang mana hal ini tidak mungkin dilakukan melalui dashboard, kemudian juga relatif lebih cepat ketimbang cara pertama dan kedua.

Untuk memulai proses instalasi, pertama pastikan bahwa Anda telah memiliki file plugin yang akan di-instal di dalam bentuk folder, kemudian download aplikasi FileZilla di sini: http://filezilla-project.org/download.php.

Setelah proses download selesai jalankan aplikasi di komputer Anda. Tampilan aplikasi FileZilla akan terlihat seperti gambar di bawah ini. Isi kotak mesin dengan url domain Anda, isi nama pengguna dan pasword sesuai dengan data hosting Anda dan isikan angka 21 di kotak port, kemudian klik Koneksi Cepat.

Isi

Isi Kotak Mesin

Jika aplikasi berhasil tersambung, Anda akan melihat tampilan seperti di dalam gambar di bawah ini. Lumayan membingungkan, untuk itu Saya telah memberikan nomor A1 dan A2 kemudian B1 dan B2 pada tiap-tiap kotak agar lebih mudah Anda pahami. Kotak nomor A1 adalah lokasi drive lokal komputer Anda, kotak nomor A2 adalah sub folder dari kotak nomor A1 sehingga apabila Anda klik salah satu folder di kotak A1 maka data di dalamnya akan terlihat di kotak A2. Kotak B1 dan B2 memiliki hubungan yang sama seperti kotak A1 dan A2, bedanya kotak B1 adalah drive hosting Anda dan kotak B2 adalah sub folder dari drive di kotak B1 sehingga apabila Anda meng-klik salah satu folder di kotak B1 maka data di dalamnya akan terlihat di kotak B2.

Filezilla

Untuk memulai proses upload, pada kotak B2 klik public_html > domainAnda.com > wp-content > plugins. Kemudian di kotak A1 atau A2 silahkan Anda temukan file plugin yang akan di-instal – sebelumnya pastikan plugin telah dalam bentuk folder-, klik kanan pada folder plugin tersebut dan klik Upload atau Anda juga bisa men-drag folder plugin ke dalam kotak B2 untuk memulai proses upload (di atas plugin yang sudah ada), tunggu hingga proses upload selesai dengan sempurna sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Upload

Upload

Aktivasi Plugin

Setelah plugin berhasil di-upload, lakukan aktivasi plugin melalui dashboard blog Anda, silahkan masuk sebagai Admin, arahkan kursor ke menu Plugin dan klik Installed Plugins.

Installed Plugin

Installed Plugin

Setelah halaman plugin terbuka, temukan plugin yang Anda upload tadi dan klik Activate.

Activate

Activate

Sampai di sini Anda telah berhasil melakukan instalasi plugin dengan menggunakan bantuan aplikasi FileZilla, selanjutnya Anda dapat menggunakan plugin tersebut sebagaimana fungsinya.

Penutup

Menggunakan aplikasi FileZilla sebagai media instalasi plugin WordPress merupakan salah satu alternatif terbaik selain Dashboard dan Cpanel. Aplikasi ini bersifat gratis dan relatif lebih mudah digunakan oleh pemula sekalipun. Di kesempatan selanjutnya, saya akan coba mengulas bagaimana cara meng-instal plugin melalui Cpanel.

Tag: , , , , , ,

3 Comments

Leave Comment
  1. Mas, aplikasi semacam filezilla yang terintegrasi dengan code editor untuk Windows (selain Dreamweaver) ada nggak ya?

    • Untuk dapat melakukan editing file pada aplikasi filezilla seperti layaknya code editor, harus diintegrasikan dengan notepad++ terlebih dahulu, caranya:
      klik edit – Setting . File Editing – pada Customer editor browse ke file eksekusi aplikasi notepad++, kemudian pada pilihan File Type association hilangkan tanda cek pada “Inherit system’s filetype associations”

  2. Aryo says:

    artikel yg bagus dan sangat membantu.. makasih yo mas..

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.