Install dan Konfigurasi Eclipse di Open Suse

Install dan Konfigurasi Eclipse di Open Suse

Pendahuluan Eclipse merupakan salah satu IDE (Integrated Development Environment) favorit para programmer, baik di platform Linux maupun Windows dan Mac, khususnya dalam pemrograman Java….

Pendahuluan

Eclipse merupakan salah satu IDE (Integrated Development Environment) favorit para programmer, baik di platform Linux maupun Windows dan Mac, khususnya dalam pemrograman Java. Sangat mudah untuk mengginstalasi dan menggunakannya. Umumnya di platform Windows, Anda cukup mengekstrak filenya kemudian jalankan. Di Linux bahkan lebih mudah lagi, karena repository sudah menyediakan secara lengkap. Pada Eclipse Anda bahkan bisa menambahkan SDK Android jika ingin melakukan pemrograman berbasis Android, salah satu platform sistem operasi open source di perangkat mobile saat ini.

Lalu mengapa artikel ini khusus membahas mengenai instalasi dan konfigurasi Eclipse di Open Suse? Hal ini disebabkan karena di Open Suse, Eclipse di repository tidak tersedia secara lengkap. Pada panduan ini penulis menggunakan Open Suse 12.1 di netbook Samsung NC 108. Penulis menggunakan repository lokal di server Kambing UI (http://kambing.ui.ac.id/opensuse/) untuk menghemat bandwith dan lebih cepat. Berdasarkan yang penulis alami, di Open Suse perlu sedikit konfigurasi dan tips untuk menginstalasi Eclipse. Berikut akan penulis jabarkan.

Unduh Eclipse Langsung ke Situsnya

Benar, unduh terlebih dulu paket Eclipse langsung dari situsnya. Bingung saat memilih Eclipse mana yang akan diunduh? Pilihlah yang sizenya paling besar agar lebih lengkap fitur di dalamnya :)

Lokasi unduh : http://www.eclipse.org/downloads/

Penulis mengunduh paket eclipse dengan ekstensi .tar.gz menggunakan flashgot yang terintegrasi ke dalam browser Mozilla Firefox di Open Suse 12.1 dengan engine aria2. Lokasi unduhan penulis letakkan di /home/kernel-panic

Ekstrak File Eclipse dan Berikan Permission

Langkah kedua adalah mengekstrak file tar gz hasil unduhan tadi. Untuk itu, bukalah terminal dan ekstrak di lokasi tersebut (pada contoh ini di /home/kernel-panic) :

linux-q1x6:/home/kernel-panic/ # tar -xzvf eclipse-reporting-indigo-SR1-linux-gtk.tar.gz

NB : Jika Anda tidak menyukai terminal, Anda bisa menginstall Ark, kemudian klik kanan file .tar.gz tersebut dan pilih extract here.

Setelah proses ekstraksi selesai, kemudian pindahlah ke folder Eclipse hasil ekstrakan tadi (via command di terminal, untuk kasus ini anda memang harus menggunakan perintah di terminal).

linux-q1x6:/home/kernel-panic # cd eclipse/

Ketikkan command ls -la untuk melihat isi keseluruhan file dan folder di sub direktori Eclipse hasil ekstrakan tadi.

linux-q1x6:/home/kernel-panic/eclipse # ls -la

total 784

drwxrwsr-x 9 messagebus users 4096 Jan 27 09:34 .

drwxr-xr-x 42 kernel-panic users 4096 Jan 27 10:00 ..

drwxrwsr-x 2 messagebus users 4096 Sep 16 10:20 about_files

-rw-rw-r– 1 messagebus users 18909 Sep 10 01:21 about.html

-rw-rw-r– 1 messagebus users 252077 Sep 16 10:20 artifacts.xml

drwxrwsr-x 10 messagebus users 4096 Jan 27 09:35 configuration

drwxrwsr-x 2 messagebus users 4096 Sep 16 10:20 dropins

-rwxr-xr-x 1 messagebus users 62814 Mar 22 2011 eclipse

-rw-rw-r– 1 messagebus users 413 Sep 16 10:20 eclipse.ini

-rw-rw-r– 1 messagebus users 59 Jul 29 2010 .eclipseproduct

-rw-rw-r– 1 messagebus users 16536 Feb 26 2005 epl-v10.html

drwxrwsr-x 144 messagebus users 20480 Sep 16 10:20 features

-rw-rw-r– 1 messagebus users 9022 Dec 11 2006 icon.xpm

-rwxr-xr-x 1 messagebus users 266168 Dec 11 2006 libcairo-swt.so

-rw-rw-r– 1 messagebus users 8951 Feb 5 2011 notice.html

drwxrwsr-x 5 messagebus users 4096 Sep 16 10:18 p2

drwxrwsr-x 33 messagebus users 90112 Sep 16 10:20 plugins

drwxrwsr-x 2 messagebus users 4096 Jan 27 09:25 readme

linux-q1x6:/home/kernel-panic/eclipse #

Jika sudah, kini berikan permission chmod +x kepada file bernama Eclipse. Perintah ini akan menjadikan file Eclipse bisa dijalankan.

linux-q1x6:/home/kernel-panic/eclipse # chmod +x eclipse

Membuat Shortcut dan Sedikit Konfigurasi

Langkah terakhir adalah membuat shortcut di start menu KDE pada kategori Application > Development > Integrated Environment. Pertama, klik kanan di bagian Icon Start Menu (gambar kepala kadal di pojok kiri bawah) kemudian pilih Edit Application :

Memilih Edit Application

Lalu  klik di bagian kategori aplikasi Developement > Integrated Environment. Klik New, berikan nama Eclipse :

Memilih New Item pada Integrated Environment

Memberi Penamaan pada KDE menu Editor

Kemudian arahkan bagian command ke lokasi file eclipse yang pada panduan di atas telah diberikan permission eksekusi (chmod +x) di /home/kernel-panic/eclipse/eclipse :

Tampilan Launcher

Terakhir, berikan logo yang sudah disediakan oleh Eclipse di folder Eclipse hasil ekstrakan tadi. Klik kanan bagian kosong di sebelah nama Eclipse, lalu pilih menu Browse dan arahkan ke lokasi file logo berada :

Browse Logo Eclipse

Logo Eclipse Terpasang

Langkah penutup, simpan hasil konfigurasi dengan menekan tombol Save agar Linux Open Suse anda menyimpan konfigurasi yang baru.

Untuk pemakaian Eclipse pertama kali (maupun jika nanti ingin diubah). Aturlah workspace-nya. Anda bisa meletakkan di path manapun, misal /home/user-anda/eclipse :

Tampilan Eclipse di Start Menu

Menjalankan Eclipse

Menentukan Workspace

Sampai di sini panduan singkat ini berakhir. Nikmati pengalaman memprogram menggunakan IDE Eclipse di Linux :)

Penutup

Dunia Linux dan FOSS dengan kemerdekaan perangkat lunak di dalamnya memberikan banyak nilai positif dibandingkan sekedar gratis saja. Dengan open source, Anda tidak terikat pada suatu vendor sehingga bebas menentukan pilihan, menggunakan dan memodifikasi sesuai keperluan.

Demikian juga untuk dunia pendidikan (sekolah, kuliah), Linux dan FOSS dapat digunakan dengan baik oleh siapapun juga. Tidak harus menjadi seorang expert user untuk bisa menggunakan Linux dan FOSS. Seringlah menggunakannya, maka anda akan terbiasa. Be legal. Salam :)

Tag: , ,

4 Comments

Leave Comment
  1. Saatul Ihsan ihsan says:

    Saya pernah bandingin performanya netbeans di windows dan di Linux, Mac. Saya ambil kesimpulan di windows lebih pelan daripada kedua OS lainnya. Apa ini berlaku untuk eclipse juga ?

  2. ariefspekta says:

    Wow.. mungkinkah cara ini berlaku untuk Mandriva Linux? mengingat sama2 menggunakan KDE dan berpackage RPM…

  3. Saatul Ihsan ihsan says:

    @Ariefspekta
    Sepertinya bisa dicoba gan,,,,

  4. nia suwadji says:

    thanks for the information.. i’ll try

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.