Membuat dan Konfigurasi Emulator Android

Membuat dan Konfigurasi Emulator Android

Tutorial Information

ProgramEclipse IDE, Android SDK
VersionEclipse Indigo
DifficultyPemula
Estimated Time30 Menit

Jika Anda ingin memulai untuk develop aplikasi mobile berbasis Android, namun tidak memiliki device atau gadget Android. Mungkin tutorial singkat dari saya ini akan…

Jika Anda ingin memulai untuk develop aplikasi mobile berbasis Android, namun tidak memiliki device atau gadget Android. Mungkin tutorial singkat dari saya ini akan sangat berguna, karena pada tulisan kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat dan mengkonfigurasi emulator Android untuk proses development aplikasi. Selamat menyimak. :)

Oke, sebelumnya pastikan dahulu bahwa SDK Android sudah ter-install pada PC atau Laptop Anda. Jika sudah, sekarang masuk kedalam folder Android SDK :

folder

Kemudian jalankan file bernama “android” dengan cara klik dua kali. Jika Anda menggunakan Linux atau Mac OSX, bisa juga menjalankan SDK melalui terminal command line seperti berikut :

Terminal

Penjelasan Perintah Command Line diatas :

1. # cd /Applications/android/tools

2. # ls –a

3. # ./android

Keterangan :

1. Perintah untuk berpindah kedalam folder “tools”.

2. Perintah untuk menampilkan list atau isi folder.

3. Perintah untuk melakukan eksekusi atau menjalankan shell script.

Setelah sukses melakukan eksekusi baik melalui GUI ataupun Terminal Command line, maka akan tampil “Android SDK Manager” seperti berikut ini :

Android SDK Manager

Tampak pada screenshot diatas, Android SDK Manager melakukan fetching data dari Server Google. Proses ini akan dilakukan ketika kita dalam keadaan terkoneksi dengan Internet, fetching data packages akan menampilkan data-data apa saja yang sudah ter-install  dan diperlukan oleh SDK Android.

Jika semua proses fetching data dari Server sudah selesai, maka Android SDK Manager akan tampak seperti berikut:

Tampilan Android SDK Manager

Tampilan Android SDK Manager

Sekarang akan saya jelaskan isi dari masing-masing kolom yang terdapat di dalam SDK Manager tersebut.

*Name : Package yang tersedia bagi SDK Manager untuk di-install.

*API : Level API (Application Programming Interface) yang telah di release oleh Google.

*Rev : List Revisi package yang telah dilakukan oleh Google.

*Status : Status dari package, disini terdapat beberapa jenis status yaitu :

– Not Installed : Package belum ter-install.

– Installed : Package telah ter-install.

– Update Available : rev. 3 : Terdapat update file untuk package terkait.

Saya rasa penjelasan diatas sudah cukup lengkap, sekarang kita mulai langkah-langkah dalam membuat dan mengkonfigurasi Emulator Android.

Syarat Utama

Sebelumnya pastikan bahwa Anda sudah melakukan instalasi minimal satu atau lebih “SDK Platform” melalui “Android SDK Manager”. Jika belum, akan saya berikan satu contoh cara melakukan instalasi “SDK Platform”. Okey, sekarang jalankan “Android SDK Manager” kemudian pilih Radio Group “Sort by” berdasarkan “API Level”.

Radio Grup "Sort by" berdasarkan API Level

Pilih Radio Grup “Sort by” berdasarkan API Level

Pada list package “Android SDK Manager”, pilih salah satu versi Android dengan status Not installed. Pada studi kasus kali ini saya memilih untuk versi “Android 4.0 (API 14)”, kemudian centang “SDK Platform”.

Centang SDK Manager

Centang SDK Platform

Jika sudah tekan tombol “Install Package”, maka akan tampil seperti berikut :

Choose Package to Install

Pilih “Accept All”, kemudian klik “install”.

Proses Instalasi

Proses Instalasi Android SDK Manger

Tampak pada Screenshot diatas, “Android SDK Manager” sedang melakukan proses instalasi yaitu ditandai dengan keterangan yang terdapat dibawah “Downloading SDK Platform blabla bla..”. Tunggu hingga proses download selesai, kemudian lanjutkan sesuai dengan petunjuk yang akan diberikan oleh “Android SDK Manager”.

Jika sudah, maka akan tampak pada status package bahwa SDK Platform telah berhasil di install (installed).

SDK Platform Sudah terinstall

SDK Platform Sudah terinstall

Jika status package sudah terlihat seperti pada Screenshot di atas, maka kita telah siap untuk membuat sebuah emulator Android menggunakan AVD (Android Virtual Device).

Membuat Emulator Android Menggunakan AVD

Sekarang jalankan kembali “Android SDK Manager”, kemudian pada menu “Tools” pilih “Manage AVDs..”  maka akan tampil seperti berikut :

Android Virtual Device Manager

Tampilan Android Virtual Device Manager

Tekan tombol New, kemudian isi masing-masing kolom seperti berikut :

Create New Android Virtual

Create New Android Virtual Device

*Name : Nama emulator, isi dengan nama terserah Anda.

*Target : Target dari SDK Platform yang telah kita install sebelumnya, disini saya memilih “Android 4.1 – API Level 16” karena versi inilah yang sudah terinstall di sistem saya.

*SD Card : Digunakan untuk membuat virtual SD Card pada emulator Android, disini saya biarkan kosong.

*Snapshot : Centang untuk mengaktifkan, fungsi ini digunakan untuk mempercepat kinerja Emulator saat proses development Aplikasi.

*Skin : Digunakan untuk mengkonfigurasi / kostumisasi resolusi layar emulator Android. Skin ini akan sangat berguna ketika Anda ingin membuat aplikasi Android untuk resolusi layar tertentu. Field ini juga bisa di isi dengan resolusi berdasarkan pixel yang kita tentukan sendiri.

*hardware : Jika Anda ingin menambahkan fitur pada hardware emulator, misal : Accelerometer, SD Card Support, dan lain sebagainya.

Jika sudah, tekan tombol “Create AVD” maka akan tampak sebuah avd bernama “android-4.1” pada list ”Android Virtual Device Manager”. Ini menandakan bahwa AVD telah berhasil dibuat.

AVD Sudah Berhasil Dibuat

AVD Sudah Berhasil Dibuat

Langkah selanjutnya adalah menjalankan Emulator AVD tersebut, klik tombol “Start” maka akan tampil seperti berikut:

Launch Options

Klik tombol “Launch”, tunggu hingga proses “Starting Android Emulator” selesai. Tunggu beberapa saat, akan tampil emulator Android seperti berikut :

Tampilan Emulator Android

Tampilan Emulator Android

Sekarang Anda sudah siap untuk memulai develop Aplikasi Mobile berbasis Android.

Penutup

Untuk memulai develop Aplikasi Mobile berbasis Android, diperlukan device / hardware / gadget Android untuk melakukan testing Aplikasi. Namun ada sebuah emulator Android menarik yang telah di develop oleh Google bagi Anda yang belum memiliki device, emulator ini sangat bermanfaat khususnya bagi para pelajar/ mahasiswa/ developer yang ingin memulai karirnya menjadi Developer Aplikasi Mobile. Okey, sekian dulu tutorial dari saya, semoga bermanfaat. :)

Tag: , , , , ,

8 Comments

Leave Comment
  1. Mustofa says:

    Saya kagak pernah sabar nungguin app running di emulator, lambat sangat dilaptop saya hahahah. btw nice post bro!

  2. Dede Pradana says:

    hahaha.. pertimbangannya adalah.. kalo gak punya device.. spek laptop harus tinggi.. :D

  3. faqih says:

    ah.. saya udah nyobak…
    spek laptop udah tinggi… tetep aja berat kali…

  4. tomy says:

    setelah emulator di jalankan, bisa gk kita menginstall aplikasi didalamnya??
    kalo melalui SD Card, S Card tu direktorinya dimanax ??
    thanks infonya…

  5. tomy says:

    klo mau menambahkan aplkasi di saat emulator itu berjalan bisa gk??
    kalo misalkan kita pake SD Card, itu drektornya dimana??
    thanks mas sebelumnya..

  6. Tendi says:

    syukron gan….terbantu banget…dan bisa tersenyum…hahaha

  7. Ricky Sabastian says:

    kak, tombol OK pas create AVD punya saya gak bisa di klik, knp yah? mohon pencerahan

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.