Mengoperasikan OS di dalam OS? Gunakan Virtual Machine

Mengoperasikan OS di dalam OS? Gunakan Virtual Machine

belakangan ini banyak sistem operasi mendapatkan update versi terbarunya, katakanlah Windows 8.1, MacOs ataupun Linux dengan segala fiturnya. Mungkin ketika Anda memiliki perangkat lebih…

belakangan ini banyak sistem operasi mendapatkan update versi terbarunya, katakanlah Windows 8.1, MacOs ataupun Linux dengan segala fiturnya. Mungkin ketika Anda memiliki perangkat lebih dari satu, Anda bisa mencobanya. Tapi masalahnya adalah bagaimana jika Anda hanya memiliki satu komputer? Seringnya install ulang tentunya juga akan berpengaruh pada perangkat komputer itu sendiri bukan? Dari sekian solusi yang ada, salah satunya mungkin adalah dengan membuat mesin virtual.

Pada Artikel kali ini, Penulis mencoba menjelaskan Apa, mengapa dan bagaimana membuat mesin virtual. Cara ini mungkin hanya sebuah gambaran umum dari pemakaiannya di perangkat Anda. Bisa jadi Anda menemukan cara lain yang menurut Anda lebih maksimal dalam penggunaannya.

Apa sih Virtual Machine?

Merupakan sebuah Software pada komputer dimana Anda bisa membuat sebuah sistem operasi berjalan di atas sistem operasi lainnya. Untuk menjalankan software tersebut, Anda bisa menggunakannya dengan installer disc ataupun berupa USB installer. Seperti halnya sistem operasi biasanya, Anda akan menemukan fungsi sama dengan sistem operasi Anda. Misalkan saja harddisk penyimpanan, jaringan ataupun sound. Meskipun banyak persamaan, tetap saja banyak kekurangan yang akan Anda temui misalkan proses yang mengambil banyak resource, serta minimnya proses untuk melakukan aktifitas yang berat.

virtualization_icon

Kenapa menggunakan Virtual machine?

Tidak hanya digunakan sebagai testing sistem operasi saja, namun juga sebagai media pengembangannya. Hal ini lebih aman, dikarenakan jika Anda menggunakan sistem operasi Asli milik Anda dan Ada kegagalan maka data pun juga ikut hilang. Hal ini tentunya berbanding lurus pula dengan media percobaan, yaitu anda dapat melakukan penggantian sistem operasi dengan mudah.
Seperti yang dijelaskan diawal, Anda pun juga bisa menggunakannya sebagai media peng-check-an sistem operasi. Misalnya saja Anda sebagai pengguna Linux melakukan test terhadap salah satu sistem operasi yang baru saja di rilis. Tentunya hal ini akan lebih memudahkan daripad harus install ulang berkali kali pada perangkat komputer Anda.
Media pembelajaran pun juga dapat Anda lakukan dengan menggunakan virtual machine. Baik berupa tutorial ataupun sekedar review aplikasi dari sistem operasi yang Anda gunakan. Sehingga Anda tidak perlu melakukan multiboot pada perangkat komputer Anda.

Membuat Virtual machine sendiri

Untuk dapat membuat sebuah virtual machine pada perangkat computer Anda hanya membutuhkan beberapa langkah singkat saja. Anda bisa mengawalinya dengan menyiapkan kebutuhan Anda, Antara lain:

  • Sebuah sistem operasi
  • Software Virtual Machine

Kali ini penulis menggunakan Oracle Virtual Box dan Windows 8.1 sebagai media percobaan. Nantinya langkah untuk membuat Virtual Machine secara umum sama, namun terdapat sedikit perbedaan konfigurasi pada setiap sistem operasi.

Klik New, Window baru akan dimunculkan dimana Anda akan diharuskan untuk melakukan pilihan sistem operasi yang akan diinstall Misalkan saja Linux, Windows, Mac Os, BSD dan lainnya. Lalu dimana ubuntu? Pengambilan nama pada dropdown tersebut merupakan dasarnya sehingga jika Anda menginginkan Ubuntu tentu saja pilih Linux.

VM - New -2

Lalu RAM dan Harddisk virtual dapat diatur pada window selanjutnya. RAM virtual nantinya akan digunakan sebagai RAM pada virtual machine Anda yang juga mengambil dari RAM Asli Anda. Sehingga saran penulis jangan menggunakannya sama dengan keseluruhan RAM yang Ada pada Perangkat Komputer Anda.

Sedangkan untuk virtual harddisk, Virtual box mendukung beberapa tipe file diantaranya:

  • VDI, tipe file ini merupakan tipe harddisk utama yang digunakan virtualbox untuk menciptakan virtual harddisk
  • VMDK, merupakan virtualisasi harddisk yang dimiliki oleh VMWare
  • VHD, virtualisasi harddisk yang dibuat dan dikembangkan Microsoft
  • HDD, virtualisasi pada virtual box, yang bisa juga digunakan untuk melakukan konversi image file (biasanya dilabeli dengan .ISO)
  • Sedangkan QED dan QCOW merupakan format Virtual Machine yang baru saja di support, Anda bisa membaca fitur fiturnya lewat http://wiki.qemu.org/Features/QED

Anda selanjutnya tinggal mengikuti langkah yang Ada, dan ketika telah selesai pada siebar akan muncul sistem operasi virtual yang baru saja Anda gunakan. Untuk mengaktifkannya klik pada menu tersebut, lalu cari direktori dimana Anda menyimpan file image dari sistem operasi.

 

Tag: , , ,

3 Comments

Leave Comment
  1. gamis says:

    gan, ane nyoba install win 10 di virtualbox, kok tampilannya ga bisa full screen (ukuran layar harusnya 1366 x 768), tetapi ga ada pilihannya.., gimana ya?

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.