Menjadi Freelancer, Kenapa Tidak?

Menjadi Freelancer, Kenapa Tidak?

Dunia kerja merupakan fase yang dijalani setelah menyelesaikan pendidikan formal seperti SMU dan perguruan tinggi. Ada banyak jenis pekerjaan, begitu juga cara bekerja. Ada…

Dunia kerja merupakan fase yang dijalani setelah menyelesaikan pendidikan formal seperti SMU dan perguruan tinggi. Ada banyak jenis pekerjaan, begitu juga cara bekerja. Ada yang bekerja sebagai pegawai disuatu perusahaan, ada yang membuka usaha sendiri atau berjualan, ada yang bekerja secara lepas tanpa terikat pada satu perusahaan atau institusi tertentu. Cara bekerja seperti ini disebut dengan bekerja lepas atau freelance. Saat ini, bekerja secara freelance mulai banyak dilirik dan dijadikan sebagai salah satu metode bekerja yang efektif dan efisien.

Lebih detailnya, freelance adalah metode bekerja per project. Freelancer (sebutan bagi orang yang menggunakan metode bekerja secara freelance) mengerjakan pekerjaan pada perusahaan atau klien yang merekrutnya dan ketika pekerjaan atau project tersebut selesai, maka kontrak dengan klien selesai dan tidak ada ikatan lagi. Wah terdengar menarik ya, karena itulah Bisa Komputer mewawancarai Glenn Marsalim, seorang professional freelancer yang akan berbagi pengalaman dan cerita seputar bekerja secara freelance. Berikut wawancara Bisa Komputer dengan Glenn Marsalim.

Glenn

Glenn Marsalim

Selamat Malam Mas Glenn, bagaimana kabarnya hari ini? Mas Glenn sibuk apa hari ini?

Baik, terimakasih :) Iya sedang mengerjakan desain dari freelance project dan punya side project menjual Nasi Ayam.

Wah sibuk juga ya, Mas Glenn sudah lama menjadi freelancer?

Lumayan lah, sudah sekitar 8 tahun.

Mas Glenn sudah lama menjadi freelancer dan bisa dibilang Mas Glenn ini pelopor bekerja secara freelance di Indonesia. Bisa diceritakan dulu bagaimana Mas Glenn akhirnya memilih bekerja secara freelance?.

Terakhir saya di advertising, terus suatu hari ada wartawan datang menanyakan ke saya “kamu mau jadi apa?” saya bingung saya mau jadi apa. mungkin karena kesibukan gak memikirkan diri sendiri. Aku waktu itu jawab “kalau klien mau jadi apa saya tau, tapi saya mau jadi apa saya gak tau”, yaudah saya resign. waktu itu mikir mau balik kerja di advertising. Eh ternyata lebih suka jadi freelancer.

Menarik juga ya sejarahnya. Lalu apa yang membuat mas Glenn lebih tertarik menjadi freelancer daripada bekerja full time pada satu advertising / perusahaan?.

Mungkin karena aku orangnya cepet bosan. Jadi freelancer memberikan ruang lebih besar untuk saya coba-coba beragam hal.

Benar juga ya, biasanya orang-orang kreatif memang butuh lebih banyak ruang dan waktu untuk berekspresi. Selama 8 tahun bekerja secara freelance, boleh tahu secara singkat suka duka yang dialami oleh mas Glenn? mungkin ketika sudah dekat dengan deadline atau yang lain?.

Dukanya mungkin ketika pemasukan gak tetap. sukanya karena aku bisa ketemu orang dari beragam bidang dan kesempatan untuk mengerjakan hal-hal baru.

Dunia freelance memang memberikan lebih banyak warna ya :) menurut mas Glenn, bagaimanakah dunia kerja dan lapangan pekerjaan untuk freelancer saat ini? apakah sudah jauh lebih berkembang dibanding sekian tahun lalu?

Kayaknya sudah. Dibandingkan 5 tahun yang lalu, menjadi freelancer sepertinya hanya untuk orang-orang yang tidak terpakai di industri. atau untuk yang sambilan. kalau sekarang banyak yang memilih menjadi full-time professional freelancer.

Berkaitan dengan professional freelancer, Menurut mas Glenn, apa yang dibutuhkan untuk menjadi professional freelancer?.

Kedisiplinan sih. Itu kunci utama. Disiplin dalam bekerja, disiplin atur waktu, disiplin atur duit, disiplin merancang cita-cita.

Selain itu, ada lagi kah faktor-faktor yang bisa membuat kita memiliki nilai lebih dibandingkan dengan freelancer lainnya?.

Terutama faktor kepribadian, soft skill. Kemampuan untuk beradaptasi. Kemampuan bergaul, dan yang paling penting kemampuan mengenal diri sendiri. Karena dengan mengenal diri sendiri kita tau kekurangan dan kelebihan kita. Jadi yang kekurangan bisa diperbaiki. butuh kejujuran sama diri sendiri.

Catatan penting untuk teman-teman yang mau mencoba menjadi freelancer nih. Kami lihat di Twitter mas Glenn itu ada alamat website freelancerandco (http://freelancerandco.com/ ), itu Mas Glenn yang mendirikan?.

Saya, sama Herman dari Pomatoasia dan sekarang sama Patrick van Diest.

Apa yang menjadi motivasi Mas Glenn dan teman-teman mendirikan website ini?.

Pertama memudahkan orang yang mencari dan membutuhkan freelancer. Kedua supaya para freelancer juga tidak merasa “sendirian”. Ada keinginan untuk menjadikannya lebih profesional, tapi mungkin nanti. Sekarang masih banyak kendala dan belum punya dana.

Mas Glenn ternyata banyak berkontribusi bagi teman-teman freelance, kami salut dan kagum. Menurut mas Glenn, apakah sebaiknya sebelum memulai bekerja secara freelance, sebaiknya bekerja kantoran terlebih dahulu (untuk mendapatkan pengalaman bekerja) atau langsung saja terjun menjadi freelancer?.

Tergantung manusianya juga. Kemampuan untuk memahami dunia profesional itu penting. Sehingga tau apa yang dibutuhkan dan bagaimana menghadapinya. Ada yang punya kemampuan berdikari dan cepat belajar. Sehingga dia bisa tau kehidupan profesional tanpa harus menjalaninya. Ada yang memang mesti merasakan dulu.

Kemudian untuk lapangan pekerjaanya sendiri, sepengetahuan mas Glenn, freelancer dibidang apakah yang paling banyak dibutuhkan? apakah semua bidang pekerjaan membutuhkan freelancer?

Kalau datanya saya gak tau pasti. Tapi kalau di dunia kreasi sepertinya besar ya. Freelancer kan bisa membantu perusahaan. Misalnya dengan mengurangi biaya THR, tunjangan dan fasilitas, dan dengan hasil kerja seperti yang dibutuhkan. dan ada banyak freelancer yang punya spesialisasi yang mungkin tidak dimiliki oleh karyawan di perusahaan. yang terakhir ini yang akan semakin dicari dan berkembang nantinya.

Fakta menarik yang tidak semua tahu nih mas. Terakhir, apa tips dan trik dari Mas Glenn untuk teman-teman yang akan dan sedang merintis karir menjadi seorang freelancer?.

Pertama pastinya, kenalilah diri sendiri. Apakah punya mental untuk jadi freelancer. Kedua, apa kelebihan dan kekurangan kita sehingga kita tau apa yang mesti diperbaiki. Ketiga, istilah ibu saya “baik-baik sama orang” dalam artian kita tidak pernah tau suatu saat kita mesti bekerja sama dengan orang lain. kalau banyak musuh nanti sulit untuk bekerja sama.

Terimakasih sekali untuk waktu dan obrolan yang sangat inspiratif dan informative untuk malam ini mas Glenn. Selamat malam, selamat berakhir pekan.

Oke good night.

Banyak informasi yang menarik dan informatif yang kami dapatkan dari interview dengan Glenn Marsalim. Ternyata menjadi seorang freelancer juga tidak susah tapi juga ada beberapa hal yang patut dijalankan dan diterapkan dalam dunia kerja freelance. Bagaimana, tertarik untuk bekerja secara freelance? :D

Tag:

7 Comments

Leave Comment
  1. Keren nih bisakomputer kalo ada interview2 kaya gini :D

  2. didik says:

    ayo biskom, interview para inspirator lainnya ditunggu lho hoho

  3. sigit nugroho says:

    tertarik yang penting saya lebih suka di penulisan.

  4. pekerjaan freelancer memang cukup berpotensi menghasilkan profit dan meningkatkan skill,, sayangnya, secara sosial freelancer mungkin agak kuper,, apalagi freelance online..

    btw,, thanks udah sharing pengalaman dari freelancer berpengalaman di sini..

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.