Mounting Otomatis Partisi Hardisk di Linux

Mounting Otomatis Partisi Hardisk di Linux

Mounting adalah Proses mengkaitkan sistem berkas yang baru ditemukan oleh sistem (dalam sebuah piranti) ke direktori utama. Ketika proses mount terjadi, sistem operasi akan…

Mounting adalah Proses mengkaitkan sistem berkas yang baru ditemukan oleh sistem (dalam sebuah piranti) ke direktori utama. Ketika proses mount terjadi, sistem operasi akan memberikan nama dari device baru tersebut sehingga device bisa diakses melalui nama baru yang diberikan dan biasanya jika berupa sebuah media storage dengan format FAT, NTFS dan lain-lain akan berada diposisi /dev/.

Setiap sistem berkas yang akan dimount akan diberikan sebuah mount point didalam sistem direktori linux tersebut, dan hal ini bisa pula dilakukan secara manual, dengan membuat sebuah file kosong sebagai tujuan dari mount point.

Ada beberapa langkah untuk membuat sebuah partisi hardisk dalam sistem kita agar bisa langsung di mount. Diantara langkah-langkah tersebut ada yang mudah dan ada pula yang sulit.

Langkah Mudah :

Bagi anda yang tidak nyaman ataupun tidak familiar dengan tampilan terminal dan mengetik perintah-perintah diatasnya, maka menggunakan sebuah program dengan antar muka yang mudah dimengerti adalah pilihan yang tepat. Berikut cara install dan mengkaitkan partisi hardisk anda dengan bantuan program Pysdm.

  1. Buka Synaptic melalui System > Administration > Synaptic Package Manager kemudian ketik Pysdm dimenu search. kemudian klik Apply seperti gambar dibawah inipysdm
  2. Setelah proses instalasi selesai sekarang silahkan buka aplikasi tersebut melalui terminal dengan perintah berikut:
    sudo pysdm
  3. Anda hanya butuh mengklik nama partisi yang ada disebelah kiri kemudian klik apply agar partisi yang sudah anda tentukan tadi bisa dimounting secara otomatis ketika komputer pertama kali hiduppsydm

Langkah Sulit:

Ada kalanya kita tidak ingin menginstall sebuah aplikasi karena keterbatasan dari ruang hardisk kita dan tidak ingin membebani resource komputer yang sudah diambang batas. Pilihan mounting otomatis untuk alasan tadi adalah salah satu alternatif terbaik, karena tanpa menginstall sebuah program kita bisa membuat partisi hardisk kita bisa dimounting secara otomatis ketika komputer pertama kali hidup. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Bukalah partisi hardisk anda terlebih dahulu melalui menu Place kemudian pilih partisi yang akan dimounting.
  2. Buka terminal dengan klik application > accessories > terminal. Ketik perintah berikut untuk membuat folder di dalam media sebagai tujuan mounting
    sudo mkdir /media/contoh
  3. Masih diterminal ketik perintah dibawah ini untuk mendapatkan lokasi dari file partisi
    sudo mount
  4. Perhatikan layar terminal anda dan carilah tulisan seperti ini/dev/sda biasanya SDA ini tergantung dari urutan partisi ketika pertama kali anda install. Perhatikan contoh gambar dibawah yang terdapat partisi hardisk saya berada di /dev/sda5
    terminal
  5. setelah mendapat lokasi partisi dan catatlah partisi tersebut karena nanti akan kita masukkan didalam /etc/fstab
  6. Ketik perintah berikut diterminal
    sudo gedit /etc/fstab
  7. Setelah anda mengetikkan perintah diatas maka layar editor gedit akan terbuka beserta perintah-perintah yang sudah ada secara default. Tambahkan baris perintah berikut dibagian paling bawah dari perintah yang sudah ada
    /dev/sda5 /media/contoh	ntfs-3g	defaults,locale=en_US.utf8   0    0

    terminal

  8. Simpan dan tutup jendela gedit kemudian reboot komputer anda, dan sekarang seharusnya partisi hardisk tadi sudah secara otomatis termounting pada saat komputer hidup

Penjelasan point 7

NTFS-3G adalah format hardisk yang dihasilkan microsoft windows, jika anda memilik extensi yang berbeda, misalnya fat 32, maka pastinya anda harus mengganti ntfs-3g mendai vfat

Tag:

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.