Plugin WordPress: SyntaxHighlighter Evolved

Plugin WordPress: SyntaxHighlighter Evolved

Tutorial Information

ProgramPlugin Wordpress
Version3.1.3
DifficultyPemula
Estimated Time10
DownloadClick this link

Artikel ini akan mengulas tentang sebuah plugin WordPress SyntaxHighlighter Evolved. Saya yakin Anda sudah tahu kegunaan plugin dari namanya. Plugin ini digunakan untuk menampilkan…

Artikel ini akan mengulas tentang sebuah plugin WordPress SyntaxHighlighter Evolved. Saya yakin Anda sudah tahu kegunaan plugin dari namanya. Plugin ini digunakan untuk menampilkan baris-baris kode pemrograman ke dalam blog post yang kita buat. Plugin ini bekerja dengan sangat baik dan memiliki semua fitur yang kita butuhkan untuk menampilkan syntax code ke dalam post. Selain itu, SyntaxHighlighter Evolved juga digunakan dan direkomendasikan pemakaiannya oleh situs WordPress.com.

Syntax Highlighting

Syntax Highlighting

Penggunaannya cukup sederhana, kita hanya me-wrap syntax code dengan [bahasa pemrograman] yang telah didukung oleh plugin ini. Contohnya

</strong><em> code here…</em> <strong>

atau

</strong> <em>code here…</em><strong>

Bahasa pemrograman yang di dukung plugin ini lumayan lengkap diantaranya adalah: actionscript3, bash, clojure, coldfusion, cpp, csharp, css, delphi, erlang, fsharp, diff, groovy, html, javascript, java, javafx, matlab (keywords only), objc, perl, php, text, powershell, python, r, ruby, scala, sql, vb, xml.

Demo dari plugin ini dapat kita lihat dibawah ini:

// insert jquery
  wp_enqueue_script('jquery');

  // HTML5 shiv for Internet Explorer
  global $is_IE; if($is_IE) {
    wp_register_script( 'html5-shiv', THEME_URI.'/js/html5shiv.js', array( 'jquery' ), '3.6.1', false );  
    wp_enqueue_script( 'html5-shiv' );
  }

  // WordPress internal script to move the comment box to the right place when replying to a user
  if ( (is_single() || is_page()) && comments_open() AND (get_option('thread_comments') == 1) ) wp_enqueue_script( 'comment-reply' );

Setiap bahasa pemrograman yang kita pilih, memiliki warna dan format-nya masing-masing. Secara default, code syntax yang kita masukkan akan dikenali dengan kode “text” (tidak ada syntax higlighting).
Beberapa parameter yang juga di dukung oleh plugin ini antara lain adalah:

  1. autolinks (true/false) — Membuat semua URL di dalam kode menjadi dapat di klik. Default nya adalah false.
  2. collapse (true/false) — Jika bernilai true, pertama kali load box kode akan menjadi tertutup. Klik tanda panah yang ada, box kode akan terbuka. Ini untuk baris-baris kode yang banyak jumlahnya. Defaultnya adalah false.
  3. firstline (number) —Definisikan parameter ini jika kita menginginkan pada baris ke berapa kode akan mulai dimunculkan. Defaultnya bernilai 1.
  4. gutter (true/false) — Jika bernilai false, baris nomor yang ada di sebelah kiri akan dihilangkan. Defaultnya bernilai true.
  5. highlight (number, dipisahkan dengan tanda comma) —Definisikan parameter ini untuk meng-highlight baris kode. Contohnya “4,7,19”.
  6. htmlscript (true/false) —Jika bernilai true, semua kode yang termasuk kode HTML akan ter-highlight. Defaultnya adalah false.
  7. light (true/false) — Jika bernilai true, line number dan toolbar atas tidak akan dimunculkan. Ini untuk menampilkan baris kode yang sedikit. Defaultnya false.
  8. padlinenumbers (true/false/integer) —Definisikan parameter ini untuk memberikan nilai padding pada line number. Defaultnya adalah true untuk memberikan nilai secara otomatis.
  9. toolbar (true/false) —Jika bernilai false, toolbar tidak akan di tampilkan saat box code ter-hover. Defaultnya adalah true.
  10. wraplines (true/false) — Jika bernilai false, kode-kode yang akan ditampilkan akan tidak ter-wrap.
Tag: , , , ,

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.