Remote File dan Folder Nautilus Menggunakan SFTP

Remote File dan Folder Nautilus Menggunakan SFTP

Para pengguna linux pasti sudah sangat familiar dengan Nautilus, yaitu sebuah file manager yang biasa dipakai oleh distro-distro yang memiliki desktop environment GNOME seperti…

Para pengguna linux pasti sudah sangat familiar dengan Nautilus, yaitu sebuah file manager yang biasa dipakai oleh distro-distro yang memiliki desktop environment GNOME seperti ubuntu. Nautilus direlease pada tahun 2001 dan memiliki lisensi GPL. Yang menarik dari file manager ini adalah fitur Connect yang dapat me-remote file dan folder yang ada pada server. Dengan fitur ini, Anda akan dapat mengelola file layaknya Anda mengelola file pada komputer lokal.

Ada beberapa service yang dapat Nautilus gunakan untuk menghubungkan ke file dan folder server, antara lain:

  1. SSH/SFTP
  2. FTP
  3. Public FTP
  4. Windows Share
  5. WebDAV (HTTP)
  6. Secure WebDav (HTTPS)

Dalam tutorial ini akan dibahas cara menghubungkan Nautilus dengan file folder di server dengan memakai service SSH. Anda tidak akan menemui kesulitan untuk mencoba pada service yang lain.

SSH ini dirancang untuk menggantikan service-service di sistem unix/Linux yang menggunakan sistem plain-text seperti telnet dan FTP. Dengan memakai service ini, koneksi yang Anda lakukan akan lebih secure karena service mengenkripsi data dengan memberikan standard keamanan yang lebih baik dan membantu dalam mengamankan data dari ‘pencuri’. SSH dapat menyediakan fasilitas untuk tunneling dan forwarding TCP Port. Selain itu SSH juga bisa mentransfer file dengan SFTP(Secure FTP) protokol.

Nautilus akan memakai protokol SFTP untuk remote file folder secara secure ke server. Untuk melakukannya Anda bisa langsung menuliskan URI tujuan pada Location Bar dari Nautilus. Contoh format URI bisa tampak seperti ini:

sftp://mimi@mimicreative.net:32022/var/www/mimi/public_html/

Cara lain selain mengetikkan langsung ke Location Bar, Anda dapat mengikuti menu yang ada di Nautilus. Menu Connect dapat Anda lakukan dengan klik menu File > Connect to Server.

Connect to Server

Pada bagian Service Type pilih opsi SSH, setelah itu isikan beberapa field dari server Anda seperti alamat server, port service SSH, username dan folder di server yang ingin Anda akses. Centang juga opsi Add Bookmark jika Anda menginginkan informasi koneksi ditambahkan ke bookmark Nautilus. Setelah meng-klik tombol Connect, Anda akan diminta untuk memasukkan password dari akun SSH Anda.

Isikan Password

Jika semua berjalan dengan baik, Anda akan mendapatkan apa yang diinginkan. Semua file dan folder server akan dapat dilihat. Anda juga dapat melakukan operasi-operasi file seperti rename, copy, move dan remove file dengan mudah layaknya bekerja pada lokal komputer Anda.

File Folder Server

Kesimpulan

Fitur remote server yang ditawarkan Nautilus sangat memudahkan pengguna linux dalam mengelola file-file yang tersebar di server mereka. Dengan hanya tool bawaan GNOME ini Anda tidak perlu lagi install aplikasi client yang menawarkan remote file server seperti filezilla untuk koneksi via FTP ataupun mungkin aplikasi semacam winscp untuk remote file dan folder lewat koneksi secure-FTP.

Tag: , ,

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.