SQLite: Manipulasi Tabel Sederhana

SQLite: Manipulasi Tabel Sederhana

Tutorial Information

ProgramSQLite
Version3.8.3.1
DifficultyStandar
Estimated Time30 Menit

Di tulisan sebelumnya, Anda telah membaca bagaimana melakukan instalasi dan membuat database pada SQLite. Bagian ini membahas manipulasi database sederhana, meliputi membuat tabel serta…

Di tulisan sebelumnya, Anda telah membaca bagaimana melakukan instalasi dan membuat database pada SQLite. Bagian ini membahas manipulasi database sederhana, meliputi membuat tabel serta melakukan CRUD (Create, Read, Update, Delete) menggunakan SQLite. Dengan memanfaatkan sebuah database yang telah dibuat pada tutorial sebelumnya yaitu ‘contact’.

Membuat Tabel

Untuk membuat tabel pada SQLite, Anda bisa memulai nya dengan membuka database yang sudah dibuat sebelumnya. Dengan cara mengetikan syntax sqlite3 namaDatabase.db pada command prompt atau cmd. Sebaiknya sebelum Anda membuat tabel pada database SQLite, perhatikan beberapa tipe data yang didukung penggunaanya oleh SQLite:

  • NULL, artinya kolom dalam tipe data ini hanya bernilai null.
  • Integer, merupakan nilai yang terdiri dari angka tanpa menggunakan koma.
  • Real, merupakan nilai yang mengijinkan penggunaan koma, biasanya disimpan hingga 8 Byte.
  • Text berisi nilai berupa teks. Angka, huruf, atau karakter bisa Anda simpan dalam tipe data ini.
  • BLOB, merupakan penyimpanan biner, dimana teks yang Anda simpan pada bagian ini akan dihitung berdasarkan banyaknya bit
  • Tipe data yang tidak disupport adalah Boolean dan format tanggal (DATE).

Secara dasar syntax untuk membuat sebuah database adalah create table namatabel (kolom tipedata). Misalnya pada tulisan kali ini Penulis membuat tabel user.

SQLite version 3.8.3.1 2014-02-11 14:52:19
Enter ".help" for instructions
Enter SQL statements terminated with a ";"
sqlite> create table user (id int primary_key, nama text);

Pemilihan nama dari tabel pun harus unik. Maksud dari nama unik adalah kata yang berbeda dari nama yang sudah digunakan oleh program tersebut. Semisal Anda menggunakan nama tabel ‘select’ tentunya ini tidak diperbolehkan, karena syntax ini adalah telah digunakan oleh aplikasi tersebut.

Insert Data

Bagi Anda yang sudah paham dengan susunan tabel, Anda bisa menggunakan syntax insert into nama_tabel values(“nilai”,”tabel”,”anda”); Namun jika masih kurang hafal dengan tabel yang telah dibuat, Anda bisa melakukan spesifikasi syntax. Seperti insert into nama_tabel (nama_kolom) values (“nilai”); Seperti contoh Penulis melakukan insert data:

sqlite> insert into user values (1,"Elfarqy");

Select Data

Syntax select dalam SQLite digunakan untuk mengambil data dari database untuk ditampilkan pada result-set. Pada dasarnya syntax ditulis select * from nama_tabel. Dalam perkembangannya, terdapat statemen lain untuk mendapatkan data yang lebih spesifik misalnya penggunaan where dan beberapa operator lain. Kali ini Penulis melakukan select pada data yang telah ada pada tutorial sebelumnya.

sqlite> select * from user;
1|Elfarqy

Mungkin bagi Anda tampilan default dari hasil tampilan ini tidak nyaman. Untuk itu SQLite telah memberikan mode pengaturan tampilan sehingga tampilan lebih user-friendly. Untuk melakukan hal tersebut, Anda bisa mengakses syntax .mode . Terdapat beberapa pilihan .mode diantaranya:

  • CSV, setiap nilai yang anda masukan pada kolom akan dipisahkan oleh tanda koma.
  • Column, tampilan data anda akan dibuat seperti tabel, seperti beberapa DBMS pada umumnya.
  • HTML, sebenarnya data yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Perbedaanya adalah tabel tersebut di tulis menggunakan bahasa pemrograman HTML.
  • Insert, data anda akan ditampilkan seperti syntax saat tabel tersebut diinsertkan ke dalam kolom.
  • List, nilai dalam data anda dipisahkan oleh separator yang bisa Anda atur pada syntax .separator
  • Tabs, data anda akan dipisahkan menggunakan tab
  • TCL, pada mode ini nilai dari data Anda akan dipisahkan menggunakan tanda petik.

Pada kali ini Penulis mengubah tampilan menggunakan column dan mengaktifkan header table. Untuk fitur header table hanya khusus pada mode column saja, sehingga tampilan akan berubah menjadi

sqlite> .mode column
sqlite> .header on
sqlite> select * from user;
id          nama
----------  ----------
1           Elfarqy

Update Data

Untuk melakukan update data, Anda bisa menggunakan syntax update nama_table set kolom=nilai_baru where primary_key = nilai;. Penggunaan where merupakan parameter untuk melakukan pengubahan. Sehingga tidak semua tabel yang akan diubah. Anda pun juga bisa melakukan pengubahan data dengan menggabungkan operator AND dan OR.

Misalnya pada tulisan kali ini, Penulis melakukan pengubahan kolom nama, yang awalnya “elfarqy” menjadi “aku”.

sqlite> select * from user;
id          nama
----------  ----------
1           Elfarqy
sqlite> update user set nama="aku" where id=1;
sqlite> select * from user;
id          nama
----------  ----------
1           aku

Delete Data

Query delete digunakan untuk menghapus data yang sudah ada sebelumnya pada tabel. Sama halnya seperti update tabel, delete tabel menggunakan parameter melakukan penghapusan data. Perintah hapus dapat dilakukan dengan menggunakan syntax delete from nama_table kolom=nilai_baru where primary_key = nilai;. Selain dapat menghapus data, Anda pun dapat menghapus tabel menggunakan syntax ini.

Data yang sudah di insert kan tadi akan coba di hapus oleh penulis

sqlite> select * from user;
id          nama
----------  ----------
1           aku
sqlite> delete from user where id=1;
sqlite> select * from user;
sqlite>

Penutup

Secara dasar, operasi penggunaan database hanya melakukan CRUD (Create, Read, Update, Delete). Kini database anda sudah siap untuk digunakan dalam aplikasi yang anda bangun, baik aplikasi berbasis mobile ataupun desktop. Selamat mencoba!

Tag: , ,

Write Comment

Your email will not be published. The marked label is required.